Sabtu, 4 Januari 2025

Tips Jitu Lindungi Si Kecil dari Penyakit Menular Saat Liburan

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Ilustrasi anak-anak bermain ketika libur sekolah. Foto: Akira suarasurabaya.net

Dokter (dr.) Anggraini Alam spesialis anak konsultan infeksi dan penyakit tropis membagikan kiat-kiat untuk menghindarkan anak dari penyakit menular seperti cacar air dan gondongan selama liburan.

Dia menyampaikan bahwa peningkatan mobilitas orang selama musim liburan berpotensi meningkatkan risiko penularan berbagai penyakit.

“Salah satu penyakit yang perlu diwaspadai adalah cacar air dan gondongan, yang saat ini sedang mewabah di beberapa daerah di Indonesia, seperti di Cilegon, Tangerang Selatan, dan Situbondo,” katanya seperti dilansir Antara, Senin (30/12/2024).

Cacar air dan gondongan, jelasnya, dapat menular melalui percikan ludah. Selai itu cacar air juga bisa menular melalui kontak dengan lesi kulit penderita.

Oleh karena itu, orang tua perlu mengajarkan anak untuk menjaga jarak dan menghindari kontak fisik langsung dengan orang yang menunjukkan gejala sakit ketika berada di pusat keramaian seperti objek wisata.

Penting pula bagi orang tua untuk membiasakan anak-anak memakai masker ketika berinteraksi dengan orang dengan gejala sakit.

Di samping itu, Anggraini mengingatkan pentingnya orang tua membiasakan anak menerapkan pola hidup bersih dan sehat, seperti mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir serta menutup mulut saat batuk atau bersin, guna menghindari penularan penyakit.

Guna meningkatkan ketahanan anak terhadap serangan penyakit, Anggraini mengatakan, orang tua sebaiknya mengupayakan anak mendapatkan imunisasi campak, gondongan, dan rubella (Measles, Mumps, and Rubella/MMR) serta Varicella sebelum berpergian.

Menurut pembaruan Jadwal Imunisasi Anak 2024, ia menjelaskan, vaksin MMR direkomendasikan diberikan sebagai dosis primer pada anak usia dua tahun ke atas yang belum divaksinasi MR/MMR dan Varicella serta sebagai booster pada anak usia di bawah dua tahun yang telah mendapat vaksin MR/MMR atau Varicella.

Vaksinasi dapat membantu mencegah komplikasi serius seperti meningitis akibat gondongan atau infeksi kulit luas akibat cacar air. ​​​​​​​

Anggraini menyarankan para orang tua untuk mengupayakan anak tetap bisa makan dan beristirahat secara teratur selama melakukan perjalanan jauh semasa liburan.

Orang tua perlu memastikan selama liburan anak dapat secara teratur mengonsumsi makanan bergizi seimbang dan punya cukup waktu untuk beristirahat.

Anak-anak usia sekolah butuh tidur malam sembilan sampai 11 jam dalam sehari untuk menjaga kesehatan fisik dan mental.

Anggraini mengingatkan para orang tua untuk membawa obat-obatan dasar seperti obat penurun demam dan vitamin ketika mengajak anak berlibur bersama keluarga.

​​​​​​​Selain itu, para orang tua disarankan memahami tanda-tanda munculnya penyakit.

Penyakit cacar air dapat diawali dengan gejala seperti demam, sakit kepala, kehilangan selera makan, mual, nyeri otot, dan rasa lelah berlebihan sebelum ruam gatal berisi air muncul.

Sementara gondongan, yang terjadi akibat infeksi virus, antara lain ditandai dengan pembengkakan pada pipi dan rahang.

Apabila menemukan gejala-gejala tersebut pada anak, orang tua dianjurkan untuk segera berkonsultasi dengan dokter.

“Dengan demikian, orang tua dapat mencegah penyakit berkembang lebih lanjut dan memutus rantai penularan,” kata Anggraini. (ant/nis/bil/ham)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Evakuasi Babi yang Berada di Tol Waru

Pohon Tumbang di Jalan Khairil Anwar

Mobil Tabrak Dumptruk di Tol Kejapanan-Sidoarjo pada Senin Pagi

Truk Tabrak Rumah di Palemwatu Menganti Gresik

Surabaya
Sabtu, 4 Januari 2025
26o
Kurs