Minggu, 6 April 2025

Pengamat Menilai Kemenangan atas Korsel Tunjukkan Potensi Indonesia

Laporan oleh Ika Suryani Syarief
Bagikan
Jajaran pemain dan pelatih Timnas Indonesia U-17 setelah laga pertama Piala Asia U-17, Jumat (4/4/2025). Foto: PSSI

Muhammad Kusnaeni, pengamat sepak bola, menyebut kemenangan timnas Indonesia atas Korea Selatan pada pertandingan pembukaan Grup C Piala Asia U-17 2025, di Stadion Prince Abdullah Al Faisal, Jeddah, Arab Saudi, sebagai bukti bahwa Indonesia memiliki potensi bibit pemain yang hebat.

“Ini sebuah kemenangan yang bersejarah. Untuk pertama kalinya, di ajang resmi internasional, tim Indonesia U-17 mampu mengalahkan Korea Selatan U-17,” kata Kusnaeni dikutip dari keterangan tertulis yang diterima pewarta, Sabtu (5/4/2025) dilansir dari Antara.

“Kemenangan ini membuktikan bahwa sepak bola Indonesia sesungguhnya memiliki potensi bibit pemain yang hebat. Hanya saja, kita belum sepenuhnya mampu mengembangkan potensi mereka ketika mulai beranjak ke level senior,” lanjutnya.

Dalam pandangan sosok yang akrab disapa Bung Kus itu, kunci kemenangan timnas Indonesia U-17 adalah mental bertanding yang positif. Para pemain tidak takut dengan lawan yang memiliki nama besar, setia dengan rencana permainan yang diterapkan, serta bermain dengan semangat juang tinggi sampai akhir laga.

Pada laga itu, gol semata wayang Indonesia dibukukan oleh Evandra Florasta pada menit ke-90+1, dengan memanfaatkan bola pantul setelah eksekusi penaltinya ditepis kiper Park Dohun.

Kusnaeni melihat Indonesia diuntungkan dengan banyaknya peluang Korsel yang gagal dimaksimalkan. Selain itu tim Korsel juga tampil lebih matang, dengan kerjasama tim yang baik, skill individu yang bagus, dan taktik permainan yang baik.

Permainan bertahan yang diterapkan pasukan Nova Arianto juga dinilai cocok diterapkan pada laga itu, karena Korsel merupakan langganan Piala Dunia U-17 dari Asia.

“Tapi Coach Nova juga menyiapkan game plan untuk tim Indonesia U-17 dengan baik. Game plan yang dia susun membuat pemain-pemain kita mampu mempersulit lawan,” ujar Kusnaeni.

“Saya berharap tidak ada yang menuding permainan Indonesia U-17 terlalu bertahan. Justru strategi defend-counter itu memang sengaja diterapkan Coach Nova untuk meredam kekuatan dan mengimbangi permainan lawan,” paparnya.

“Saya optimis tim Indonesia U-17 punya peluang lolos dari fase grup. Kuncinya bagaimana pelatih menyiapkan game plan yang tepat untuk lawan-lawan selanjutnya,” pungkas Kusnaeni. (ant/kak/iss)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Motor Tabrak Belakang Suroboyo Bus

Kebakaran Tempat Laundry di Simo Tambaan

Kecelakaan Mobil Listrik Masuk ke Sungai

Awan Lentikulari di Penanggungan Mojokerto

Surabaya
Minggu, 6 April 2025
26o
Kurs