Nasser Al Khelaifi Presiden Paris Saint-Germain (PSG) dilaporkan sedang berkomunikasi dengan Ramy Abbas, agen Mo Salah. Bintang asal Mesir itu dilaporkan tak akan melanjutkan karier di Liverpool.
Pemain berusia 32 tahun itu akan habis kontraknya bersama Liverpool musim panas mendatang dan belum menerima tawaran kontrak baru dari klubnya.
Musim ini, Salah tampil impresif dengan mencetak 13 gol dalam semua kompetisi, termasuk gol penalti pada menit ke-78 saat Liverpool menang 2-0 atas Manchester City, yang mengukuhkan Liverpool di puncak klasemen Liga Premier dengan keunggulan sembilan poin.
Namun, kemenangan itu tidak menghapus ketidakpastian masa depan Salah, yang dalam wawancara usai laga, kembali mengungkapkan kegundahannya.
“Jujur, itu ada di kepala saya,” kata Salah.
“Hingga sekarang, ini mungkin laga terakhir saya melawan City bersama Liverpool. Saya hanya ingin menikmatinya. Atmosfernya luar biasa, jadi saya ingin menikmati setiap detiknya. Semoga kami bisa menjuarai liga, dan kita lihat nanti apa yang terjadi,” imbuhnya.
Dilansir dari Antara, Selasa (3/12/2024), PSG telah lama mengincar Salah dan pernah mencoba merekrutnya beberapa kali, meskipun selalu gagal. Klub asal Paris itu kini memasuki era baru di bawah Luis Enrique, dengan fokus kepada pemain muda berbakat, meskipun mereka kesulitan mendapatkan pemain sayap berkualitas.
Upaya mendatangkan Khvicha Kvaratskhelia dari Napoli, Jadon Sancho dari Manchester United dan Nico Williams dari Athletic Club belum membuahkan hasil. Salah dianggap memenuhi dua kriteria penting PSG, yakni pengalaman dan kualitas luar biasa di sayap.
Secara finansial, PSG diyakini mampu memenuhi tuntutan gaji Salah sebesar 400 ribu pound per pekan, ditambah bonus penandatanganan yang signifikan. Kontrak terakhir Salah di Liverpool, yang ditandatangani pada Juni 2022, menjadikannya pemain dengan bayaran tertinggi di klub itu. (ant/nis/saf/ham)