Sabtu, 22 Februari 2025

Fajar/Rian Tersingkir dari Perempat Final Olimpiade Paris Usai Kalah dari Unggulan China

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto tampil solid saat mengalahkan Lucas Corvée/Ronan Labar wakil Prancis dengan skor 21-13 dan 21-10 di Porte De La Chapelle Arena, Senin (29/7/2024). Foto: NOC Indonesia/Naif Muhammad Al’as/Canon Indonesia

Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto ganda putra Indonesia tersingkir usai menelan kekalahan pada babak perempat final Olimpiade Paris 2024 dari Liang Wei Keng/Wang Chang unggulan pertama (China), Kamis (1/8/2024).

Pada partai delapan besar yang digelar di Porte De La Chapelle Arena tersebut, Fajar/Rian kalah melalui dua gim langsung dengan skor sengit 22-24, 22-20.

Melansir Antara, tak membutuhkan waktu lama bagi kedua pasangan untuk memulai pertandingan dengan intens. Serangan dan sergapan cepat menjadi andalan baik bagi Fajar/Rian maupun Liang/Wang untuk mendapatkan angka.

Sempat beberapa kali menyamakan kedudukan, sejumlah serangan yang dilancarkan Fajar/Rian tak berjalan mulus sehingga mereka tertinggal cukup jauh, 5-10. Interval gim pertama pun langsung direbut oleh Liang/Wang dengan skor 11-5.

Selepas turun minum, wakil Indonesia mendapatkan angka pertama mereka. Fajar/Rian pun terlihat tampil lebih rapi dengan rotasi dan serangan yang beragam. Pola itu terbukti efektif untuk menghasilkan poin demi poin dan memperkecil margin ketertinggalan menjadi 16-17.

Tak jatuh dalam tekanan di momen krusial, Fajar/Rian akhirnya dapat menyamakan kedudukan 17-17, 18-18, dan 19-19.

Liang/Wang merebut matchpoint pertama, tetapi Fajar/Rian bisa menahan dan memaksakan deuce sebanyak tiga kali, sebelum akhirnya smes keras Liang membuatnya dan Wang mengunci kemenangan gim pertama dengan skor tipis 24-22.

Angka pertama pada gim kedua didapatkan oleh Fajar/Rian. Perebutan angka kembali berlangsung dengan ketat dan kali ini sang juara bertahan All England Open unggul 5-2 dan 7-5.

Fajar/Rian berupaya untuk terus mempertahankan kedudukan mereka yang masih berada di atas lawan dengan pendekatan yang lebih sabar. Pertahanan Fajar/Rian pun bisa dibilang cukup solid sehingga lawan sulit untuk meraih poin.

Namun, beberapa kali bola-bola yang dilancarkan Fajar/Rian keluar menyangkut di bidang permainan sendiri, sehingga Liang/Wang perlahan mampu menyamakan kedudukan, sampai interval gim kedua dikunci oleh Fajar/Rian 11-10.

Memasuki paruh kedua pertandingan, pasangan peringkat tujuh dunia terlihat semakin berani dalam menempatkan bola-bola sulit yang membuat mereka unggul 15-11.

Sayangnya, sejumlah kesalahan beruntun pun membuat kedudukan menjadi kembali setara di antara kedua pasangan, 15-15.

Fajar/Rian kemudian mencoba untuk tampil lebih tenang dan tidak buru-buru dalam momen-momen genting ini. Ketika Fajar/Rian sempat memimpin 18-16, lawan bisa kembali menyamakan skor dan memutarbalikkan keadaan 19-18, dan tak membutuhkan banyak waktu untuk menyabet matchpoint 20-19.

Wakil Indonesia masih berusaha untuk mencegah Liang/Wang dengan memaksakan deuce 20-20, sebelum akhirnya mereka harus menyerah dengan skor ketat 20-22.

Dengan kekalahan ini, maka dipastikan bahwa Indonesia masih belum bisa memenangkan medali Olimpiade dari bulu tangkis sektor ganda putra sejak Markis Kido/Hendra Setiawan pada Olimpiade Beijing 2008. (ant/bil/ham)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kecelakaan Mobil Listrik Masuk ke Sungai

Awan Lentikulari di Penanggungan Mojokerto

Evakuasi Babi yang Berada di Tol Waru

Pohon Tumbang di Jalan Khairil Anwar

Surabaya
Sabtu, 22 Februari 2025
26o
Kurs