Rabu, 26 Februari 2025

Mengenal Pneumonia Bilateral Penyebab Kondisi Kritis Paus Fransiskus

Laporan oleh Akira Tandika Paramitaningtyas
Bagikan
Pemimpin Gereja Katolik Paus Fransiskus. Foto: Antara

Paus Fransiskus dikabarkan tengah dalam kondisi kritis akibat Pneumonia Bilateral. Tim medis yang menangani Paus Fransiskus menyebutkan, Pemimpin Gereja Katolik Sedunia itu terkena infeksi polimikroba.

Dokter Ari Baskoro Konsultan Bidang Imunologi Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (Unair) menjelaskan, penumonia terjadi karena adanya inflamasi atau peradangan jaringan paru yang diakibatkan oleh mikroba.

Menurutnya, pneumonia kerap terjadi pada seseorang berusia lansia. Penyebab utama kondisi itu adalah menurunnya aktivitas sistem imun.

“Tapi, pneumonia juga bisa terjadi pada mereka yang masih muda dengan bawaan komorbid lain. Salah satunya, asma,” katanya melalui keterangan yang diterima suarasurabaya.net, Rabu (26/2/2025).

Ari melanjutkan, apa yang terjadi pada Paus Fransiskus mungkin saja disebabkan karena menurunnya sistem imun. Terlebih, Paus memiliki komorbid asma dan adanya faktor kelelahan.

Terjadinya sepsis atau reaksi ekstrem imun terhadap suatu infeksi, disebut Ari sebagai risiko penyulit dari infeksi itu. Mikroba penyebabnya, bahkan telah menyebar ke seluruh sirkulasi darah.

“Karena peradangannya bersifat sistemis, melibatkan seluruh jaringan/organ tubuh. Kegagalan fungsi organ tertentu atau bahkan seluruhnya, bisa terjadi. Bila terjadi pada paru, mengakibatkan gagal napas yang harus memerlukan bantuan ventilator,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Ari mengatakan sepsis dapat berkembang ke arah gagal ginjal atau gangguan sistem darah jika dalam kondisi parah.

“Kondisi kritis itulah yang kini dialami Paus Fransiskus. Semoga Paus Fransiskus dapat melewati kondisi gawat daruratnya dan memperoleh jalan terbaik,” tutupnya.(kir/rid)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Tempat Laundry di Simo Tambaan

Kecelakaan Mobil Listrik Masuk ke Sungai

Awan Lentikulari di Penanggungan Mojokerto

Evakuasi Babi yang Berada di Tol Waru

Surabaya
Rabu, 26 Februari 2025
26o
Kurs