Jumat, 4 April 2025

Korban Meninggal Dunia Akibat Gempa Myanmar Lampaui 3.000 Orang

Laporan oleh Akira Tandika Paramitaningtyas
Bagikan
Operasi pencarian dan penyelamatan terus berlanjut pada 29 Maret 2025, di lokasi bangunan yang runtuh di Bangkok. Bangunan tersebut sedang dalam pembangunan ketika gempa bumi dahsyat melanda negara tetangga Myanmar dan wilayah tersebut pada hari sebelumnya. Foto: Anadolu Agency

Regu penyelamat dalam peristiwa gempa di Myanmar menyebut imbas bencana alam itu, ada 3.000 orang yang dilaporkan meninggal dunia hingga, Kamis (3/4/2025).

Sementara melansir Antara, sekurangnya 15 orang meninggal dunia dan 72 lainnya masih hilang di Thailand setelah sebuah pencakar langit yang masih dalam tahap konstruksi di Bangkok ambruk akibat gempa yang berpusat di wilayah Sagaing, Myanmar.

Gempa dengan magnitudo 7,7 dan 6,4 tersebut mengguncang bagian tengah Myanmar yang berpopulasi 28 juta orang sehingga menyebabkan bangunan runtuh dan warga setempat kekurangan makanan, air, dan tempat tinggal.

Prakiraan cuaca yang menunjukkan potensi hujan di luar musim mulai 11 April kemungkinan menimbulkan tantangan bagi personel penyelamat yang masih berjuang menyelamatkan nyawa para korban gempa di negara yang masih mengalami perang saudara itu.

Sejauh ini, sudah ada 53 penerbangan yang tiba membawa bantuan kemanusiaan di Myanmar, sementara sudah tiba 1.900 lebih personel penyelamat dari 15 negara, termasuk negara-negara Asia Tenggara, serta China, India, dan Rusia.

Sementara itu, setelah gempa besar pada Jumat, Myanmar telah mengalami hingga 66 gempa susulan dengan magnitudo 2,8 hingga 7,5, demikian menurut Departemen Meteorologi dan Hidrologi Myanmar.(ant/kir/faz)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Motor Tabrak Belakang Suroboyo Bus

Kebakaran Tempat Laundry di Simo Tambaan

Kecelakaan Mobil Listrik Masuk ke Sungai

Awan Lentikulari di Penanggungan Mojokerto

Surabaya
Jumat, 4 April 2025
31o
Kurs