Sabtu, 5 April 2025

Kondisi Tanah Gembur Jadi Kendala Evakuasi Korban Longsor di Cangar-Pacet Mojokerto

Laporan oleh Risky Pratama
Bagikan
Petugas gabungan melakukan upaya evakuasi dua mobil jatuh ke jurang diterjang tanah longsor di Jalan Raya Sumber Brantas Pacet kawasan Cangar, Mojokerto, Jawa Timur, Kamis (3/4/2025). Foto: Fuad Update Mojokerto via redaksi

Evakuasi korban longsor di Jalan Raya Sumber Brantas, Pacet kawasan Cangar, Mojokerto, berlangsung selama dua hari, Kamis (3/4/2025) sampai Jumat (4/4/2025).

Yo’ie Afrida Soesetyo Djati, Kepala Pelaksana, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Kabupaten Mojokerto mengatakan, kendala dalam evakuasi korban longsor yakni kondisi tanah yang gembur.

“Yang jelas, tanahnya adalah tanah labil, itu yang menyulitkan,” katanya, pada Jumat (4/4/2025).

Selain kondisi tanah, ia mengatakan bahwa cuaca ekstrem juga menjadi penghambat. Sehingga, ketika turun hujan pencarian dijeda hingga kondisi cuaca kembali membaik.

Dalam proses evakuasinya, kata dia, ada 400 lebih orang yang berasal dari BPBD Kabupaten Mojokerto, BPBD Batu, hingga BPBD Provinsi Jatim, serta Brimob dan relawan-relawan lainnya.

Selama evakuasi, personel gabungan dibagi menjadi beberapa untuk menjalankan tugas, yakni ada yang bertugas di bawah bagian mencari korban, serta ada yang mencari jalur evakuasi dengan mencari jalan.

“Dilakukan ketika naik maupun turun, jadi ada pohon-pohon ditebang, membuat jalan setapak,” ucapnya.

Selain itu, juga ada bagian untuk menyalurkan alat evakuasi serta memberi informasi. Dalam hal ini, juga diterbangkan drone untuk membantu evakuasi.

“Karena tidak bisa turun semua, dikhawatirkan bisa menambah longsoran yang ada,” ujarnya.

Seperti diketahui, seluruh korban longsor Cangar-Pacet saat ini sudah ditemukan semua. Dari korban tersebut, 7 orang menggunakan mobil inova reborn, sedangkan 3 orang lainnya menggunakan mobil pick up. Seluruh korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

Berikut data tujuh korban di mobil inova reborn:

1. Masjid Zatmo Setio usia 31 tahun (Sudah dimakamkan)
2. Rani Anggraeni usia 28 tahun
3. Syahrul Nugroho Rangga Setiawan usia 6 tahun
4. Putri Qiana Ramadhani usia 2 tahun
5. H. Wahyudi usia 71 tahun
6. Hj. Jainahusia 61 tahun
7. Saudah usia 70 tahun

Data korban di mobil pikap:
1. Fitria Handayani usia 27 tahun
2. Ahmat Fiki Muzaki usia 28 tahun
3. Mikaila F. Z. usia 3,5 tahun. (ris/kak/iss)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Motor Tabrak Belakang Suroboyo Bus

Kebakaran Tempat Laundry di Simo Tambaan

Kecelakaan Mobil Listrik Masuk ke Sungai

Awan Lentikulari di Penanggungan Mojokerto

Surabaya
Sabtu, 5 April 2025
32o
Kurs