
Sebuah fenomena langka, tujuh planet sejajar di langit terjadi hari ini, Jumat (28/2/2025).
Oky Sukma Hakim prakirawan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengatakan, 7 planet yang berjejer tersebut5 yakni Saturnus, Merkurius, Neptunus, Venus, Uranus, Jupiter, dan Mars.
“Terkadang memang ada waktu tertentu yang planetnya berposisi seperti ini, langka sekali,” karanya saat mengudara di Radio Suara Surabaya, Jumat (28/2/2025).
Oky menjelaskan, sebenarnya 7 planet tersebut tidak benar-benar sejajar, yakni di garis imajiner saja, namun kondisi tersebut tercatat langka.
“Sebagian planet ada yang miring sedikit, tapi sebagian besar sama,” tambahnya.
Fenomena ini, kata dia, terjadi karena seluruh planet di tata surya mengorbit matahari dalam sebuah bidang datar yang disebut ekliptika.
Fenomena planet sejajar di langit, kata dia, bisa berulang beberapa tahun sekali. Namun jika jumlah planet yang sejajar mencapai 7 atau lebih, baru berulang dalam jangka waktu 10 hingga 50 tahun sekali.
Dari fenomena ini, ia mengatakan bahwa tidak ada dampak negatif apa pun kepada bumi, murni hanya fenomena antronomi indah yang jarang tertjadi.
“Ini bisa kita lihat keindahannya lewat teleskop,” tuturnya.
Seperti diketahui, dalam fenomena yang juga biasa disebut dengan nama “parade planet” di tahun ini, bumi tidak masuk dalam tatanan sejajar.
Meskipun begitu, ia mengatakan bahwa dalam berulangnya fenomena planet sejajar, bumi bisa saja masuk dalam parade planet ini.(ris/iss)