Minggu, 6 April 2025

Diduga Ikuti Google Maps, BMW Terobos dan Terjun dari Ruas Tol Belum Jadi di Bunder Gresik

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Mobil BMW hitam mendarat di median jalan usai terjun bebas dari ruas jalan tol yang belum selesai dibangun, tepatnya KM 27 Tol KLBM Dr. Wahidin Kebomas, Gresik, pada Sabtu (5/4/2025) malam. Foto: Ipda Yoyok Kanit Patroli Satlantas Gresik via WA SS

Sebuah mobil BMW dengan nomor polisi P 0805 INI terjun dari ketinggian 10 meter di ruas jalan tol yang belum selesai dibangun, tepatnya KM 27 Tol KLBM Dr. Wahidin Kebomas, Gresik, pada Sabtu (5/4/2025) malam.

Kecelakaan tunggal itu terjadi sekitar pukul 21.45 WIB. Mobil BMW yang dikemudikan MRH (61 tahun) warga Sememi, Surabaya dan berpenumpang ESW (47 tahun) warga Wiyung, Surabaya itu diduga memasuki ruas tol yang belum selesai dibangun atau tersambung karena mengikuti arahan Google Maps.

“Awal mula kendaraan dari arah selatan, dari tol KLBM yang akan menuju turun dari exit tol Bunder. Dimungkinkan pengendara mobil ini salah jalur, mungkin dia melihat maps, akhirnya diarahkan menuju jalur tol KLBM yang belum selesai pengerjaan atau belum ada pengerjaan, jadi keluar masuk jalur yang salah, tol yang salah,” jelas Ipda Andreas Dwi Anggoro, Kanit Kamsel Satlantas Polres Gresik kepada Radio Suara Surabaya.

Andreas menambahkan, ruas tol yang belum tersambung itu sebetulnya sudah ditutup dengan water barrier beton. Namun memang masih terdapat celah kecil yang biasa digunakan untuk kendaraan perawatan tol.

“Jadi akhirnya kendaraan roda empat itu keluar ruas jalur yang salah, dan akhirnya terjatuh dari atas tol yang belum selesai itu,” bebernya.

Sementara akibat kecelakaan itu, MRH dan ESW mengalami luka ringan dan saat ini tengah dirawat di RSUD Ibnu Sina Gresik.

“Alhamdulillah, korban dua orang dalam kondisi sadar, masih shock dan saat ini dalam perawatan di rumah sakit,” ucapnya.

Andreas menambahkan, BMW itu terjun dan mendarat di median jalan simpang empat Bunder. Kondisinya tidak terbalik, namun bagian depan mobil dalam kondisi ringsek.

“Jadi hampir tidak ada korban (jiwa maupun luka) di bawahnya tol ini, di lampu merah. Kebetulan (kejadiannya) malam hari, jadi lalu lintas agak landai,” tambahnya.

Dia juga menjelaskan, di lokasi kejadian sudah ada penerangan. Namun, hanya di sekitaran exit tol saja karena dari pihak tol sejatinya sudah menutup sebagian ruas yang belum tersambung itu dengan water barrier beton.

“Tapi karena mungkin dari pengendara mobil menggunakan Google Maps, jadi diarahkan dan dia memaksakan untuk masuk ke ruas tol yang belum selesai pengerjaannya ini,” sambungnya.

Ke depan, Kanit Kamsel Satlantas Polres Gresik itu menambahkan kalau pihaknya bakal berkoordinasi dengan Tol KLBM untuk mengantisipasi kejadian serupa tidak terulang.

Di sisi lain, Senkom Tol KLBM waktu dikonfirmasi Suara Surabaya menambahkan, di KM 27 tersebut memang sudah dipasang pembatas/penghalan agar pengguna jalan tidak salah masuk masuk.

“Kemudian untuk rambu penunjuk arah hanya menunjukkan untuk arah Gresik. Tidak ada rambu penunjuk arah Manyar dan seterusnya. Untuk kendaraan yang terjun diduga masuk lewat jalur petugas control,” tulis Senkom Tol KLBM dalam pesan singkat. (bil/iss)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Motor Tabrak Belakang Suroboyo Bus

Kebakaran Tempat Laundry di Simo Tambaan

Kecelakaan Mobil Listrik Masuk ke Sungai

Awan Lentikulari di Penanggungan Mojokerto

Surabaya
Minggu, 6 April 2025
28o
Kurs