Massa aksi Gerakan Sopir Jawa Timur (GSJT) terpantau berjalan kaki dari Jalan Bubutan menuju Jalan Pahlawan atau depan Gedung Kantor Gubernur Jawa Timur, dengan membentangkan bendera merah putih sepanjang 250 meter.
Pantauan suarasurabaya.net, kedatangan massa GSJT ditandai dengan pembawa bendera merah putih. Kemudian disusul oleh lebih dari 10 truk yang membawa sekitar 500-an orang.
“Kami jalan dari Bubutan ke sini dan membawa bendera merah putih sepanjang 250 meter,” kata salah satu peserta aksi.
Sebelum massa datang, pihak kepolisian telah berjaga di lokasi demo dan memasang kawat berduri di depan kantor Gubernur Jatim.
Adapun dalam aksi ini, GSJT membawa lima tuntutan yakni, standarisasi tarif/ongkos angkutan logistik, subsidi biaya pemotongan/normalisasi, jaminan muatan pasca normalisasi, kesetaraan hukum yang sama bagi sopir, serta Mafia Sertifikat Registrasi Uji Tipe (SRUT) dan Mafia Over Dimension dan Over Load (ODOL).
Sementara itu, AKBP Zein Mawardi Kabag Binops Ditlantas Polda Jatim saat dikonfirmasi melalui panggilan telepon mengatakan, 40 armada truk yang tersisa dari GSJT diberhentikan di CITO untuk tidak masuk ke dalam kota guna mengurangi kemacetan. (kir/bil/ham)