Kamis, 27 Februari 2025

Siang Ini Ada Dua Aksi Unjuk Rasa di Surabaya

Laporan oleh Dwi Yuli Handayani
Bagikan
Massa buruh eks karyawan BCA ini melakukan aksi unjuk rasa ke kantor BCA Jalan HR Muhammad Surabaya. Foto: Febriarta via @e100ss

Dua aksi unjuk rasa digelar di Surabaya pada Kamis (28/12/2017) siang ini. Yakni karyawan eks BCA dan buruh KSPI di dua lokasi berbeda.

Kompol Suroso Kapolsek Sukomanunggal mengatakan, massa buruh eks karyawan BCA ini melakukan aksi unjuk rasa ke kantor BCA Jalan Darmo dan HR Muhammad.

“Mereka ini sebenarnya outsourching cleaning service yang dibentuk pensiunan karyawan BCA,” kata Suroso pada Radio Suara Surabaya, Kamis (28/12/2017).

Kata Suroso, harusnya demo digelar ke Dana Pensiun Investasi (DPI). DPI ingin melakukan peremajaan karena pengguna dalam hal ini BCA ingin ada peremajaan.

“Karena orangnya sudah tua-tua tapi mereka tidak mau diremajakan. Maunya karyawan yang jadi cleaning service di BCA ini tetap kerja di situ,” ujarnya.

Sebelumnya, kata dia, sempat ada pertemuan antara massa eks karyawan BCA dengan pihak BCA tapi deadlock. “Demo sudah dua hari ini, kemarin massa 100 orang dan hari ini juga sama. Rencananya kalau hari ini tidak berhasil juga maka yang dari luar kota akan ikut,” katanya.

Aksi unjuk rasa kedua digelar sekitar 200 massa buruh KSPI di Grahadi, kantor DPRD Provinsi Jawa Timur dan kantor Gubernur Jawa Timur.

AKBP Bambang Sukmo Wibowo Kabagops Polrestabes Surabaya mengatakan, saat ini ratusan massa aksi sudah bergerak menuju lokasi aksi.

Tuntutan massa diantaranya agar Gubernur merevisi Pergub Jatim Nomor 75 Tahun 2017 tentang UMK. Selain itu massa juga menuntut agar Gubernur Jatim segera mengesahkan UMSK Tahun 2018 sesuai rekom Bupati atau Wali Kota se-Jatim.

“Pengamanan untuk dua aksi unjuk rasa ini kami lakukan di titik masuk batas kota Surabaya sampai ke lokasi aksi. Kami berharap dengan pelayanan ekstra ini aksi berjalan dengan tertib. Kami tidak akan tanggung-tanggung kalau sudah dikawal tapi nggak tertib. Apalagi yang dilema saat massa dikawal dalam perjalanan mereka malah menutup jalan. Dengan kondisi personel yang kurang bisa mengganggu pengguna jalan,” ujarnya. (dwi/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Tempat Laundry di Simo Tambaan

Kecelakaan Mobil Listrik Masuk ke Sungai

Awan Lentikulari di Penanggungan Mojokerto

Evakuasi Babi yang Berada di Tol Waru

Surabaya
Kamis, 27 Februari 2025
25o
Kurs