Sabtu, 23 November 2024

Pangeran William Mundur dari Pekerjaan Sebagai Pilot Ambulans Udara

Laporan oleh Denza Perdana
Bagikan
William Pangeran Kerajaan Inggris dan istrinya, Kate, serta kedua anak mereka George (kiri) dan Charlotte berpose dalam foto yang diambil akhir Oktober 2015, disiarkan di Istana Kensington, Jumat (18/12/2017). Foto: Antara

Pangeran William dari Inggris, akan meninggalkan pekerjaannya, setelah menyelesaikan jadwal kerja bergilir terakhirnya sebagai pilot ambulans udara, Kamis (27/7/2017) ini untuk memusatkan perhatian sepenuhnya pada tugas kerajaan.

Pangeran berusia 35 tahun itu–urutan kedua takhta setelah Pangeran Charles, ayahnya–telah mengumumkan sejak Januari lalu, dia akan mengundurkan diri dari pekerjaannya sebagai pilot East Anglia Air Ambulance (EAAA).

Selanjutnya dia mengambil lebih banyak peran resmi yang dilepaskan Ratu Elizabeth II, yang mana sejak berusia 90 tahun, Ratu Elizabeth II memang telah banyak melepaskan tugasnya.

Kantor William mengatakan, pangeran itu akan melakukan tugas bergilir malam di Bandara Cambridge, di Inggris tengah, tempat dia telah bertugas sejak bergabung dengan EAAA pada 2015 silam, sebelum berpose untuk foto bersama rekan-rekannya.

“Dengan masa saya di militer, saya memiliki pengalaman dalam pekerjaan ini yang akan saya bawa bersama saya sepanjang sisa hidup saya, dan itu akan menambah perspektif berharga bagi tugas kerajaan saya utuk beberapa dekade yang akan datang,” katanya Januari lalu.

William bertugas di Angkatan Bersenjata Inggris dari 2006 sampai 2013 silam, kemudian bekerja sebagai pilot helikopter pencari dan penyelamatan.

Setelah mengundurkan diri dari pekerjaannya sebagai pilot ambulans udara, William pindah dengan istrinya, Kate, dan anak-anaknya, Pangeran George dan Putri Charlotte dari Anmer Hall, rumah resmi mereka di Istana Sandringham di Inggris timur, ke Kensington Palace, tempat tinggal resmi mereka di London.

Sebelumnya, William dan keluarganya melakukan rangkaian perjalanan ke Eropa dalam upaya mendorong terciptanya hubungan baik antara Inggris dan Uni Eropa pascaBrexit. Ia bertemu dengan sejumlah pemimpin dalam apa yang disebut sebagai upaya Inggris untuk memikat Eropa.

Ia dan adiknya, Pangeran Harry, juga terkenang kembali dengan masa kanak-kanak mereka, 20 tahun setelah kematian mendadak ibu mereka, Puteri Diana, dalam film dokumenter baru yang akan disiarkan di televisi pekan ini.

Film berdurasi 90 menit yang berjudul Diana, Our Mother: Her Life and Legacy itu dibuat untuk mengenang kehidupan dan karya Diana. Demikian menurut Istana Kensington, lansir Antara.

Diana, istri pertama pewaris tahta Pangeran Charles, meninggal dalam kecelakaan di Paris pada Agustus 1997 ketika William berusia 15 tahun dan Harry 12 tahun. Saat itu Diana berumur 36 tahun.

Dalam film dokumenter tersebut, William–cucu Ratu Elizabeth dan berada di urutan kedua pewaris tahta–dan Harry, berbicara tentang masa kanak-kanak, sementara mereka membalik-balik album foto keluarga yang dikumpulkan Diana.

Awal tahun ini, William berbicara tentang betapa dia kaget atas kehilangan ibunya. Selama dua dekade perasaan kehilangan itu masih melekat dalam ingatannya. Harry mengatakan untuk mengatasi hal itu ia telah berusaha meminta bantuan konsultan.(ant/den/rst)

Berita Terkait

Surabaya
Sabtu, 23 November 2024
26o
Kurs