Rabu, 26 Februari 2025

Presiden Jokowi Terus Gencarkan Silaturahmi Politik

Laporan oleh Jose Asmanu
Bagikan
Silaturahmi politik Joko Widodo Presiden dengan Surya Paloh Ketua Umum Partai NasDem di Istana Merdeka pada Selasa, 22 November 2016. Foto: Setpres

Joko Widodo Presiden terus menggencarlkan silaturahmi politik untuk menurunkan suhu politik yang memanas pasca aksi damai 4 November 2016 dan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) ditetapkan sebagai tersangka dugaan penistaan agama.

Silaturahmi politik pada Selasa, 22 November 2016, diawali bertemu dengan Surya Paloh Ketua Umum Partai NasDem pada pukul 06.30 WIB. Kemudian pada sore hari, presiden bertemu dengan Romahurmuziy Ketua Umum PPP. Pertemuan seluruhnya berlangsung di Istana Merdeka dan diawali dengan jamuan makan bersama.

Presiden mengajak semua pihak untuk menyelesaikan perbedaan secara proporsonal.

Apabila tidak bisa diselesaikan melalui musyawarah, ada cara yang lebih elegan bermartabat, yakni melalui proses hukum. Bukan dengan cara memaksakan kehendak dan dengan kekerasan.

Romahurmuziy mengapresisi seruan presiden tentang pentingnya penegakan hukum. Karena itu rencana aksi damai 2 Desember 2016 sebaiknya dibatalkan saja. Umat Islam harus kembali ke jati diri Islam yang rahmatan lil `alamin, bukan wajah Islam yang garang dan menakutkan.

Sebelumnya, Senin 21 November 2016 Megawati Soekarnoputri Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan yang juga Presiden RI kelima juga diundang ke Istana Merdeka.

Silaturahmi politik Joko Widodo Presiden diawali dengan kunjungan Joko Widodo Presiden ke kediaman Prabowo Subianto Ketua Umum Partai Gerindra di Hambalang, dan dilanjutkan kunjungan balasan ke Istana Merdeka pekan lalu.(jos/iss)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Tempat Laundry di Simo Tambaan

Kecelakaan Mobil Listrik Masuk ke Sungai

Awan Lentikulari di Penanggungan Mojokerto

Evakuasi Babi yang Berada di Tol Waru

Surabaya
Rabu, 26 Februari 2025
28o
Kurs