Kamis, 3 April 2025

Hamil, 3 Siswa di Surabaya Khawatir Tidak Bisa Ikut UN

Laporan oleh J. Totok Sumarno
Bagikan

Hingga Kamis (13/2/2014) 3 siswa sekolah di Surabaya, masih diselimuti kekhawatiran tidak boleh mengikuti ujian sekolah maupun Ujian Nasional (UN) lantaran hamil.

“Tiga siswa itu semuanya di Surabaya, 2 siswa SMA, dan 1 siswa SMP. Hingga hari ini mereka masih khawatir tidak dapat mengikuti ujian sekolah maupun ujian nasional yang diselenggarakan nanti,” terang Isa Anshori pengelola Hotline Pendidikan.

Kedua siswa SMA tersebut, lanjut Isa, sedang hamil 7 dan 8 bulan. “Kalau yang SMP waktu datang ke tempat kami usia kandungannya sudah sekitar 7 bulan. Ini persoalan yang harus segera dapat penanganan,” tegas Isa.

Menurut Isa Anshori, pendidikan adalah hak setiap anak, sehingga dalam kondisi seperti itu, mereka tetap berhak mendapat perlakuan yang sama. Mendapatkan pendidikan yang tidak berbeda dengan kawan-kawannya yang lain.

“Hingga hari ini, mereka masih khawatir tidak diperbolehkan mengikuti ujian. Hamil sebelum nikah itu sanksi yang berat dan harus mereka tanggung. Apakah kemudian mereka juga dibebani dengan larangan mengikuti ujian? Kok rasanya tidak bijak,” tegas Isa Anshori yang juga pemerhati pendidikan pada suarasurabaya.net, Kamis (13/2/2014).(tok/ipg)

Potret NetterSelengkapnya

Motor Tabrak Belakang Suroboyo Bus

Kebakaran Tempat Laundry di Simo Tambaan

Kecelakaan Mobil Listrik Masuk ke Sungai

Awan Lentikulari di Penanggungan Mojokerto

Surabaya
Kamis, 3 April 2025
26o
Kurs