
Menyambut ambut bulan suci Ramadan, Suara Surabaya Media adakan pengajian dengan tema #RamadanAjaDulu pada, Kamis (27/2/2025) siang, yang diisi oleh Ustaz Marzuki Imron.
Acara itu dibuka dengan pembacaan Surat Al-Baqarah ayat 183-186 mengenai ibadah puasa yang diwajibkan bagi orang-orang bertaqwa. Pendakwah yang mendapat julukan Ustaz Naruto itu memberikan tausiah mengenai bagaimana cara agar tidak membatalkan pahala puasa.
Ustaz Marzuki menyebutkan bahwa keutamaan puasa adalah bukan mengenai puasa yang tidak batal, tetapi tidak batalnya pahala dalam puasa. Dalam tausiahnya Uztaz Marzuki Imron menyebutkan bahwa ada tiga hal yang bisa dilakukan agar tidak membatalkan pahala puasa.
Ketiga hal tersebut adalah menjaga hati agar tidak memiliki perasaan iri dan dengki terhadap prestasi orang lain, tidak melakukan hal yang merugikan orang lain, dan yang terakhir menemukan manfaat dari apa yang sedang dikerjakan.
“Tidak ada orang yang ria, tidak ada orang yang dengki, tidak ada orang yang sombong, kecuali di mata orang yang dengki,” ujarnya.
Ia mengungkapkan bahwa keburukan orang lain terlihat ketika seseorang memiliki penyakit hati. Ia melanjutkan, muslim yang baik adalah muslim yang lisan dan perbuatannya tidak merugikan orang lain.
Dalam tausiah tersebut, Ustaz Naruto menggarisbawahi untuk tidak mengorbankan pekerjaan untuk melakukan ibadah sunah di bulan Ramadan seperti itikaf.
“Jangan memaksakan itikaf jika nantinya di tempat kerja malah tidur. Jika seperti di Radio Suara Surabaya ini yang melakukan siaran di dini hari, insyaAllah bisa mendapatkan malam lailatul qadar ketika melakukan siaran dengan sungguh-sungguh,” ujarnya.
Untuk diketahui, kegiatan tersebut tidak hanya menyambut bulan Ramadan saja, tetapi juga Visioning bersama Verry Firmansyah CEO Suara Surabaya dan perayaan ulang tahun karyawan Suara Surabaya yang berulang tahun di bulan Februari. (nis/bil/ipg/ham)