
Nilai ekspor Jawa Timur pada bulan Juni 2015 mencapai USD 1.514,88 juta atau naik tipis 0,37 persen dibandingkan bulan Mei 2015.
Sairi Hasbullah Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur mengatakan, bahwa Jepang, Amerika Serikat, dan Tiongkok masih menjadi tiga negara tujuan utama ekspor Jatim.
“Ekspor produk non migas Jatim ke Jepang mencapai USD 204,74 juta. Diikuti Amerika Serikat sebesar USD 169,61 juta. Serta Tiongkok dengan nilai ekspor USD 153,77 juta,” katanya di kantor BPS Jatim di Surabaya, Rabu (15/7/2015).
Menurut Sairi, selama bulan Juni 2015 ekspor non migas Jatim didominasi oleh perhiasan/permata dengan nilai USD 232,85 juta. Diikuti lemak dan minyak hewan/nabati sebesar USD 125,86 juta.
“Komoditi utama perhiasan/permata adalah perhiasan dari logam mulia senilai USD 164,34 juta atau turun 35,83 peren daripada bulan lalu. Untuk komoditi utama dari kelompok lemak dan minyak hewan/nabati adalah minyak kelapa sawit yang dimurnikan senilai USD 34,96 juta. Jumlah itu naik 7,20 persen dari bulan sebelumnya,” ujarnya.
Untuk diketahui, total ekspor non migas Jatim pada bulan Juni 2015 mencapai USD 1.423,76 juta atau turun 2,09 persen dibanding bulan Mei 2015.
Sementara total ekspor migas Jatim pada bulan Juni 2015 mencapai USD 91,12 juta atau naik 65,20 persen dibanding bulan Mei 2015. (dop/ipg)