
Megumi Ishitani sutradara anime legendaris One Piece, telah mengecam tren seni kecerdasan buatan/AI meniru karakter Studio Ghibli, dan menuntut tindakan hukum terhadap penggunaan seni Hayao Miyazaki yang menurutnya “tidak sah” tersebut.
Pada tanggal 2 April lalu, Megumi Ishitani lewat cuitan di X untuk menyuarakan “keputusasaan” dan rasa frustrasinya atas seni Ghibli buatan mesin yang membanjiri internet.
“Apakah ada orang Jepang yang menggunakan AI Ghibli? Saya putus asa. Itu adalah tindakan yang dapat merusak nilai merek Ghibli,” tulis sutradara tersebut.
Karenanya, lewat cuitan tambahan, Megumi berharap ada tindakan hukum yang diambil. “Saya ingin tindakan hukum diambil… Saya tidak tahan melihat Ghibli diperlakukan semurah itu.”
Ia kemudian mempertanyakan legalitas penggunaan gaya seni Miyazaki oleh ChatGPT, dengan menulis: “Tidak mungkin Ghibli akan memberikan izin secara resmi, kan? Ini tanpa izin! Mengapa ini diizinkan…?”
Sutradara anime One Piece itu marah dengan tren tersebut, terutama karena ia tahu secara langsung berapa banyak waktu dan upaya yang dihabiskan seorang ilustrator untuk membuat tayangan animasi.
Melansir Dexerto, Sabtu (5/4/2025), Megumi sendiri terkenal karena menyutradarai episode 1015, yang saat ini menjadi salah satu episode One Piece dengan rating tertinggi sepanjang masa (peringkat IMDB 9,7).
Tren AI Studio Ghibli terus terbukti populer, bahkan selebriti dan politisi menggunakan generator gambar AI ChatGPT untuk membuat gambar yang terinspirasi Ghibli.
Gerakan viral ini terbukti sangat populer sehingga Sam Altman CEO OpenAI sendiri resah, dan mendesak pengguna untuk mengurangi pembuatan gambar.
Meski demikian, Hayao Miyazaki animator legendaris dan wajah Studio Ghibli sendiri belum membuat pernyataan apa pun. Tapi hal itu tidak menghentikan orang-orang untuk berbicara menentang penggunaan AI atas namanya.
Adapun terakhir Hayao Miyazaki terakhir mengkritik teknologi AI yakni pada 2016 silam. Sang kreator saat itu secara terbuka menyatakan ketidaksukaannya terhadap seni buatan AI.
“Saya tidak bisa menonton hal semacam ini dan merasa tertarik. Orang yang membuat ini jelas tidak tahu apa itu rasa sakit. Saya benar-benar muak” ,” kata Miyazaki dalam rekaman dokumenter tahun 2016, saat ia ditunjukkan animasi 3D buatan AI. (bil/faz)