
Di tengah tantangan sejumlah industri media untuk terus bertahan, Suara Surabaya Media semakin memperkuat digitalisasi di tahun 2025.
Verry Firmansyah CEO Suara Surabaya Media menyampaikan itu dalam visioning bersama seluruh kru bertema “Happy Cuan di Struggling Situation” di Komunal Space lantai 3 Suara Surabaya Centre (SSC) dalam rangka menyongsong Ramadan.
Meski demikian, dia menyebut kalau di tengah kondisi industri media yang tidak baik-baik saja itu, capaian Suara Surabaya Media memang masih melebihi target perusahaan.
“Bukan hanya industri radio, industri media sedang tidak baik-baik saja. Walaupun demikian kita melampaui target,” kata Verry saat memimpin visioning, Kamis (27/2/2025) siang.
Meski begitu, ia minta seluruh kru merapatkan barisan untuk membuat Suara Surabaya Media tetap relevan dan kuat dari segala sisi. Tahun ini, seluruh divisi harus fokus membuat capaian baru, ide baru yang belum terrealisasi sebelumnya.
“Bagaimana 2025 membuat capaian baru. Jangan takut mengungkapkan ide,” imbuhnya.
Terutama dari sisi on air, produk utama dan mendominasi dari Suara Surabaya Media. Tapi juga menggali potensi lain di luar on air yang tak kalah penting.
“Mari sama-sama berpikir untuk mengembangkan pendapatan dari luar on air atau mempertahankan pendapatan dari on air,” tuturnya.
Dalam acara yang sama, Verry juga mengumumkan capaian subscriber YouTube Suara Surabaya Media yang berjumlah 100.000 di akhir tahun 2024.
Verry lalu membuka silver play button, yang dikirim oleh platform YouTube dan menyerahkannya pada tim digital Suara Surabaya Media sebagai apresiasi.
Selanjutnya, Verry ingin Suara Surabaya Media harus memperkuat digital dengan ide-ide baru agar tidak tergerus zaman.
“PR kita bersama adalah di digital. Mau diapakan digital ini. Digital ini ada hal yang harus dinaikkan dari 2024. Itu adalah PR bersama yang harus kita lakukan,” jelasnya.
Semua ide dan rencana, lanjutnya, harus langsung dieksekusi. Ia berharap 2025, Suara Surabaya Media semakin diwarnai banyak kegiatan, yang tentu berdasarkan diskusi dan riset. (lta/bil/ipg)