Kamis, 27 Februari 2025

Investasi Toyota di Indonesia Mencapai Rp22,7 Triliun

Laporan oleh Jose Asmanu
Bagikan
Jokowi Presiden bersama dengan Akio Toyoda Presiden Toyota. Foto: Setpres

Joko Widodo Presiden melepas ekspor otomotif yang diproduksi oleh PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia di Tanjung Priok Car Terminal, Jakarta Utara, Rabu (5/9/2018).

Acara ini sekaligus menandai pencapaian ekspor Toyota Indonesia yang volumenya telah mencapai lebih dari satu juta unit sejak pengapalan perdana pada tahun 1987 silam.

Presiden dalam amanatnya menyampaikan bahwa tiga tahun lalu dirinya bertemu langsung dengan Akio Toyoda Presiden Toyota di Jepang. Saat itu Toyoda menjanjikan bahwa Toyota akan meningkatkan investasinya di Indonesia.

“Waktu saya bertemu dengan Mr. Toyoda di Jepang, saya tanya berapa? Beliau menjawab dilihat saja,” kata Presiden.

Melalui laporan yang disampaikan terungkap bahwa investasi yang dikucurkan Toyota dalam 2,5 tahun belakangan telah mencapai Rp22,7 triliun. Sebuah nominal yang disebut Presiden Joko Widodo sebagai jumlah yang besar. Adapun untuk ekspornya, tahun ini Toyota Indonesia menargetkan untuk dapat mengapalkan produk otomotifnya sebanyak 217 ribu unit.

“Saya ingin menggarisbawahi dan berkali-kali saya sampaikan bahwa ada dua hal yang penting untuk memperbaiki ekonomi kita. Yang pertama ekspor dan yang kedua investasi. Ini PT Toyota Motor dua-duanya kena. Ada investasi ada ekspornya,” tuturnya mengapresiasi.

Sambil berkelakar, Kepala Negara berniat untuk kembali bertemu dengan Akio Toyoda di Jepang dan mengundang Toyota untuk berinvestasi lebih banyak lagi di Indonesia.

“Saya nanti ke Jepang mau ketemu lagi Mr. Toyoda. Yang pertama mengucapkan terima kasih, yang kedua saya ingin tambah lagi. Kita tidak mau kalah dengan yang namanya Thailand. Tidak mau!” kata Presiden.

Selain itu, Presiden juga sangat mengapresiasi Toyota Motor Indonesia yang produk-produk ekspor kendaraan utuhnya telah memiliki tingkat kandungan komponen dalam negeri yang sangat tinggi, yakni berkisar di angka 75 hingga 94 persen. Hal ini tentunya dapat menjembatani industri kecil dan menengah untuk memasok komponen kendaraan yang berorientasi pada ekspor.

“Ini sebuah lokal konten yang sangat tinggi dan kita harapkan industri lokal juga ikut bergerak naik karena itu,” ujarnya.

Terkait hal itu dan untuk mendorong industri agar lebih banyak melakukan aktivitas ekspornya, Presiden Joko Widodo terus menyampaikan kepada jajarannya baik di pusat maupun daerah untuk serius mengawasi jalannya proses perizinan yang memudahkan industri.

“Pemerintah sekarang telah memiliki online single submission sehingga kecepatan perizinan bisa cepat. Di provinsi, kabupaten, dan kota kita juga akan dorong terus agar perizinan semakin cepat,” tuturnya.

Turut hadir mendampingi Presiden dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo, Darmin Nasution Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Menteri Perindustrian, Pramono Anung Sekretaris Kabinet dan Budi Karya Sumadi Menteri Perhubungan.

Tampak hadir juga Masafumi Ishii Duta Besar Jepang untuk Republik Indonesia, Susumu Matsuda Presiden Toyota Motors Asia Pacific, Warih Andang Tjahjono Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia dan Elvyn G Masassya Direktur Utama PT Pelindo II (Persero). (jos/dwi/rst)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Tempat Laundry di Simo Tambaan

Kecelakaan Mobil Listrik Masuk ke Sungai

Awan Lentikulari di Penanggungan Mojokerto

Evakuasi Babi yang Berada di Tol Waru

Surabaya
Kamis, 27 Februari 2025
31o
Kurs