Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jawa Timur memimpin rapat perdana dengan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Jumat (14/2/2019). Dia menegaskan, pemanfaatan Teknologi Informasi (TI) menjadi kunci pembangunan Jawa Timur.
Menurutnya, pemanfaatan TI akan menjadi bagian penting dalam pembangunan berekelanjutan atau sustainable development yang akan dijalankan Pemprov Jatim di bawah kepemimpinannya bersama Emil Elestianto Dardak.
Salah satu manfaat TI yang dia contohkan adalah untuk meningkatkan sensitivitas kehumasan setiap OPD di Pemprov Jawa Timur. Dirinya juga menegaskan, kerja baik dan benar saja tidak cukup, harus ditambah dengan publikasi.
“Jadi masyarakat harus tahu bahwa kita sudah melakukan pekerjaan dengan baik dan benar,” katanya.
Selain untuk publikasi, dia juga minta pemanfaatan TI monitoring media, terutama mengenai informasi yang sedang berkembang di masyarakat. Untuk memilah berita positif dan negatif.
Khofifah meminta, setiap OPD agar segera meluruskan berita negatif yang beredar secara cepat. “Jika monitoring ini berjalan baik, bisa dibagi per OPD, lalu dibagi lagi per rumah sakit, misalnya,” ujarnya.
Monitoring media ini, kata dia, harus diimbangi dengan peningkatan infrastruktur dan teknik pengumpulan, dan pengintegrasian data di seluruh OPD di Pemprov Jatim.(den/wil/ipg)