Kamis, 27 Februari 2025

Ekonomi Global Buruk, Ekspor Jatim Bulan Juli 2015 Turun 32,32 Persen

Laporan oleh Dodi Pradipta
Bagikan
Sairi Hasbullah Kepala Badan Pusat Statistik Jawa Timur di Kantor BPS Jatim, Selasa (18/8/2015). Foto: Dodi suarasurabaya.net

Nilai ekspor Jawa Timur bulan Juli 2015 mencapai USD 1.025,76 juta atau turun 32,32 persen dibanding ekspor bulan Juni 2015. Hal ini disampaikan oleh Sairi Hasbullah Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur, Selasa (18/8/2015).

“Turunnya nilai ekspor membuktikan kalau Jatim termasuk rentan dengan dinamika perekonomian dunia. Apalagi, sebagian besar bahan baku barang ekspor kita itu masih impor,” kata dia kepada wartawan di Kantor BPS Jatim di Surabaya.

Menurut Sairi, penurunan ekspor Jatim bulan Juli 2015 ini terjadi di hampir seluruh komoditas. Perhiasan/permata misalnya, di bulan Juli 2015 ini mencapai USD 82.408,16 juta yang merupakan penurunan dari bulan Juni 2015 yakni USD 232.851,33.

“Padahal biasanya perhiasan/permata ini merupakan primadona ekspor Jatim. Penurunan ini terjadi karena permintaan dari Swiss, Jepang, dan Amerika Serikat terhadap perhiasan/permata turun pada Juli 2015,” kata dia.

Selain perhiasan/permata, komoditas ekspor Jatim yang mengalami penurunan pada bulan Juli 2015 lalu adalah lemak dan minyak hewan/nabati. Penurunannya disebabkan oleh permintaan dalam negeri yang cukup tinggi pada bulan lalu.

“Sebagian memang disebabkan oleh permintaan di dalam negeri. Permintaan terhadap lemak dan minyak hewan/nabati menjelang lebaran lalu tinggi sekali. Sehingga dunia usaha mengalihkannya dari ekspor ke pemenuhan kebutuhan di dalam negeri,” ujarnya.

Selain komoditas, negara tujuan ekspor Jatim juga semuanya mengalami penurunan kecuali Australia. Total, penurunan ekspor Jatim ke 13 lebih negara sebanyak 66 persen.

Secara persentase, ekspor Jatim paling menurun ke Taiwan pada bulan Juli 2015 lalu yakni minus 59,04 persen. Disusul Singapura dengan minus 42,72 persen, Belanda minus 42,08 persen, dan Korea Selatan minus 34,56 persen.

Ekspor Migas Jatim bulan Juli 2015 mencapai USD 41,80 juta atau turun 54,13 persen dibanding ekspor migas bulan Juni 2015 yang mencapai USD 91,12 juta. Sementara untuk ekspor non Migas Jatim bulan Juli 2015 mencapai USD 983,96 juta atau turun 30,93 persen dibanding ekspor non Migas bulan Juni 2015 yang mencapai USD 1.424,50 juta. (dop/rst)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Tempat Laundry di Simo Tambaan

Kecelakaan Mobil Listrik Masuk ke Sungai

Awan Lentikulari di Penanggungan Mojokerto

Evakuasi Babi yang Berada di Tol Waru

Surabaya
Kamis, 27 Februari 2025
31o
Kurs